Mahasiswa S3 PGMI UIN Sunan Kalijaga Paparkan Hasil Disertasi Berbasis Virtual Reality
Program Doktor (S3) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan Seminar Hasil Disertasi pada Selasa, 13 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting mulai pukul 15.30 WIB hingga selesai.
Seminar hasil disertasi tersebut menghadirkan Mohamad Maulidin Alif Utama (NIM: 233040801019) sebagai mahasiswa pemapar. Dalam seminar ini, ia mempresentasikan hasil penelitiannya yang berjudul “Pengembangan Aplikasi (Religion Moderation Development) Berbasis Virtual Reality untuk Membangun Sikap Moderasi Beragama bagi Siswa Madrasah Ibtidaiyah di Kota Tangerang.”
Penelitian ini mengangkat isu strategis penguatan moderasi beragama sejak pendidikan dasar dengan memanfaatkan teknologi Virtual Reality (VR) sebagai media pembelajaran inovatif. Melalui pendekatan ini, peserta didik Madrasah Ibtidaiyah diharapkan mampu memahami nilai-nilai toleransi, keseimbangan, dan sikap keberagamaan yang moderat secara lebih kontekstual dan interaktif.
Seminar hasil disertasi ini menghadirkan dua pembahas, yaitu Prof. Dr. Sangkot Sirait, M.Ag. dan Dr. Karwadi, M.Ag. Keduanya memberikan catatan kritis dan penguatan akademik terhadap aspek konseptual, metodologis, serta kontribusi praktis penelitian bagi pengembangan pendidikan Islam dan moderasi beragama di Indonesia.
Dalam forum seminar, para pembahas menekankan pentingnya integrasi teknologi digital dalam pendidikan keagamaan, khususnya untuk menjawab tantangan intoleransi dan radikalisme sejak usia dini. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan konstruktif yang bertujuan menyempurnakan disertasi sebelum memasuki tahapan akademik selanjutnya.
Kegiatan seminar hasil disertasi ini menjadi bagian dari komitmen Program Doktor S3 PGMI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam mendorong lahirnya riset-riset inovatif yang tidak hanya kuat secara teoritis, tetapi juga memiliki dampak nyata bagi dunia pendidikan dan masyarakat luas.