Kuliah Dosen Tamu Program Doktor PGMI: Integrasi Penggunaan AI dengan Nilai-nilai Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah di Saudi Arabia
Yogyakarta, 7 November 2024 – Program Doktor Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali menyelenggarakan Kuliah Dosen Tamu dengan tema "Integrasi Penggunaan AI (Artificial Intelligence) dengan Nilai-nilai Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah di Saudi Arabia".
Kegiatan ini diadakan pada Kamis, 7 November 2024, pukul 13.00 WIB, dan dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom. Kuliah tamu ini menghadirkan narasumber yang kompeten dalam bidang pendidikan Islam di kancah internasional, khususnya di Arab Saudi.
Narasumber Utama:
- Badrus Sholeh, M.A., Ph.D., Atase Pendidikan dan Kebudayaan di Kedutaan Besar RI di Riyadh, Arab Saudi. Dr. Badrus akan membahas bagaimana integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI) dapat diselaraskan dengan nilai-nilai pendidikan Islam dalam konteks Madrasah Ibtidaiyah di Arab Saudi.
Moderator:
- Ana Quthratun Nada, M.Pd. - Mahasiswa S3 PGMI UIN Sunan Kalijaga.
Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Prof. Dr. Sigit Purnama, M.Pd. (Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga) serta Prof. Dr. Maemonah, M.Ag. (Ketua Program Studi S3 PGMI). Sambutan dari pimpinan Fakultas dan Program Studi ini memberikan motivasi bagi para peserta untuk memanfaatkan teknologi secara bijak dalam mendukung proses pembelajaran yang berkualitas.
Dalam paparannya, Dr. Badrus Sholeh menjelaskan bagaimana teknologi AI dapat diadaptasi untuk mendukung pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah tanpa mengesampingkan nilai-nilai agama. Ia juga memberikan contoh implementasi penggunaan AI dalam sistem pendidikan di Saudi Arabia, yang memadukan inovasi teknologi dengan etika dan nilai Islam.
Kuliah Dosen Tamu ini diharapkan mampu memberikan wawasan baru kepada mahasiswa dan dosen mengenai pentingnya kolaborasi antara teknologi modern, seperti AI, dengan nilai-nilai pendidikan Islam. Integrasi ini diharapkan dapat menciptakan generasi pendidik yang tidak hanya melek teknologi tetapi juga memiliki komitmen terhadap nilai-nilai agama.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkaya pemahaman peserta mengenai tantangan dan peluang dalam penerapan AI dalam pendidikan Islam, sehingga dapat diterapkan dalam konteks pendidikan di Indonesia dengan tetap menjaga nilai-nilai keislaman.