Ujian Proposal Disertasi Program Doktor PGMI UIN Sunan Kalijaga Angkat Penguatan Ketrampilan Abad ke-21 melalui Model Pembelajaran Berbasis Pengalaman.
Yogyakarta, 24 April 2026- Program Studi Doktor Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Illmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali menyelenggarakan Ujian Proposal Disertasi bagi mahasiswa program Doktor. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 24 April 2026 pada pukul 09.00 sd 10.30 di Ruang 303 Kampus Sambilegi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Ujian Proposal Disertasi diikuti oleh Mahasiswa atas nama Wida Nurul ‘Azizah NIM. 24304081001, mahasiswa program studi Program Doktor PGMI, dengan judul Proposal Disertasi “Pengembangan Model Pembelajaran Experiential Project Learning (EPL) Untuk Meningkatkan Keterampilan Abad Ke-21 Siswa MI/SD”. Ujian berlangsung dengan sangat hikmat dan penuh makna.
Kegiatan seminar proposal ini menjadi momentum penting bagi Wida Nurul ‘Azizah untuk memaparkan gagasan, landasan teoritis, serta rancangan penelitian yang akan dikembangkan. Penelitian tersebut berfokus pada pengembangan model pembelajaran Experiential Project Learning (EPL) yang mengintegrasikan pengalaman belajar siswa dengan kegiatan berbasis proyek.
Dalam pemaparannya, peneliti menjelaskan latar belakang penelitian, identifikasi dan rumusan masalah, tujuan penelitian, karakteristik model EPL, landasan teori, tahapan pengembangan model, serta rancangan uji validitas dan kepraktisan model. Selain itu, dipaparkan pula bagaimana model EPL nantinya diharapkan dapat menjadi solusi terhadap kebutuhan pembelajaran yang mendorong keterlibatan aktif siswa sekaligus mengembangkan keterampilan 4C.
Ujian Proposal Disertasi dipimpin oleh Prof. Dr. Hj. Maemonah, M.Ag. selaku ketua. Adapun tim penguji terdiri atas Prof. Dr. Siti Fatonah, M.Pd. sebagai Penguji I dan Dr. Sintha Sih Dewanti, M.Pd.Si. sebagai Penguji II.
Seminar proposal berlangsung melalui proses pemaparan dan diskusi akademik. Para Penguji memberikan berbagai masukan, pertanyaan, serta saran konstruktif terkait substansi penelitian, pengembangan model, instrumen penelitian, maupun teknik pengujian yang akan digunakan. Berbagai masukan tersebut menjadi bahan penting bagi peneliti untuk melakukan penyempurnaan proposal sebelum memasuki tahap penelitian selanjutnya.
Melalui penelitian ini, diharapkan model pembelajaran Experiential Project Learning (EPL) dapat menghasilkan suatu model pembelajaran yang valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran di MI/SD. Lebih jauh, pengembangan model ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap inovasi pembelajaran di sekolah dasar serta membantu guru menciptakan proses pembelajaran yang lebih aktif, bermakna, dan berorientasi pada pengembangan keterampilan abad ke-21.
Seminar proposal ini sekaligus menjadi langkah awal dalam proses pengembangan dan pengujian model EPL. Dengan adanya berbagai masukan dari para Penguji, penelitian diharapkan dapat dilaksanakan secara lebih terarah dan menghasilkan model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik serta kebutuhan siswa MI/SD