’Ana Quthratun Nada Sukses Jalani Ujian Komprehensif S3 PGMI dengan Kajian Pendidikan Multikultural dalam Pembelajaran PKn

Program Studi S3 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali mencatat capaian akademik mahasiswa doktoral melalui pelaksanaan Ujian Komprehensif yang dilaksanakan pada Jumat, 27 Februari 2026 di Yogyakarta.

Pada kesempatan tersebut, mahasiswa atas nama Ana Quthratun Nada (NIM 24304081012) mempresentasikan kajian berjudul “Penguatan Karakter Kebangsaan melalui Pendidikan Multikultural dalam Pembelajaran PKn di Madrasah Ibtidaiyah: Analisis Kritis.” Penelitian ini mengangkat pentingnya penguatan karakter kebangsaan di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah melalui pendekatan pendidikan multikultural dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn).

Ujian komprehensif dipimpin oleh tim penguji yang terdiri atas:

  1. Prof. Dr. Istiningsih, M.Pd. (Ketua)
  2. Sibawaihi, M.Ag., M.A., Ph.D. (Penguji I/Sekretaris)
  3. Prof. Dr. Hj. Sri Sumarni, M.Pd. (Penguji II/Promotor)

Adapun tim promotor dalam studi doktoral ini adalah:

  1. Prof. Dr. Hj. Sri Sumarni, M.Pd.
  2. Prof. Dr. Hj. Erni Munastiwi, M.M.

Dalam pelaksanaan ujian, mahasiswa memaparkan analisis mengenai relevansi pendidikan multikultural dalam membangun karakter kebangsaan peserta didik di tengah keberagaman sosial, budaya, dan agama di Indonesia. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik maupun praktis bagi pengembangan pembelajaran PKn di Madrasah Ibtidaiyah yang lebih inklusif, humanis, dan berorientasi pada penguatan nilai-nilai kebangsaan.

Pelaksanaan ujian berlangsung dengan lancar dan penuh suasana akademik yang konstruktif. Berbagai masukan, kritik, dan saran dari tim penguji menjadi bagian penting dalam penyempurnaan penelitian yang sedang dikembangkan.

Program Studi S3 PGMI Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta terus berkomitmen mendukung pengembangan riset-riset inovatif dan kontributif dalam bidang pendidikan dasar Islam guna menjawab tantangan pendidikan di era multikultural dan globalisasi.