Prof. Harry Harun Behr, Dosen Tamu Berkebangsaan Jerman, Membuka Wacana Baru di Program Doktor PGMI UIN Sunan Kalijaga

Dalam rangka memperkaya wawasan dan perspektif di Program Doktor Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Harry Harun Behr, seorang warga negara Jerman yang mahir berbahasa Indonesia, diundang sebagai salah satu dosen tamu. Kehadiran beliau memberikan nuansa unik karena Prof. Harry Harun Behr adalah seorang mualaf.
Dalam sesi kuliahnya, Prof. Harry Harun Behr mengaitkan ilmu pendidikan dengan ilmu Agama Islam. Beliau membuka wacana baru tentang bagaimana konsep pendidikan dapat diintegrasikan dengan nilai-nilai Islam, menciptakan pendekatan pembelajaran yang lebih holistik dan sesuai dengan prinsip-prinsip agama.
Mahasiswa Program Doktor PGMI merespon positif kehadiran Prof. Harry Harun Behr. Terbuka dan interaktif, beliau berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam menggabungkan aspek-aspek ilmu pendidikan dengan nilai-nilai Islam. Hal ini membuka mata mahasiswa terhadap potensi kolaborasi yang lebih erat antara ilmu pendidikan dan agama.
Keistimewaan lain yang ditawarkan oleh Prof. Harry Harun Behr adalah perspektifnya sebagai seorang mualaf. Mahasiswa merasa terinspirasi oleh perjalanan spiritual beliau dan melihat bagaimana Islam dapat menjadi landasan kuat dalam menjalani kehidupan sehari-hari, termasuk dalam konteks pendidikan.
Ketua Program Doktor PGMI, Prof. Dr. Istiningsih, M.Pd, menyambut baik kontribusi berharga yang diberikan oleh Prof. Harry Harun Behr. "Kami sangat bersyukur dapat belajar dari pengalaman dan pemikiran yang beragam. Ini adalah langkah yang penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di program doktor kami," ujar Prof. Istiningsih.
Dengan kehadiran Prof. Harry Harun Behr, Program Doktor PGMI UIN Sunan Kalijaga semakin mengukuhkan diri sebagai pusat studi yang inklusif dan berorientasi global. Pemikiran inovatif yang dihadirkan oleh beliau memberikan kontribusi yang berarti dalam mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi pemimpin pendidikan yang berwawasan luas dan responsif terhadap dinamika masyarakat.