Prodi S3 PGMI FITK Ikuti Workshop Penyusunan Rencana Program 2027, Perkuat Mutu dan Tata Kelola Akademik

Kulon Progo , Program Studi Doktor (S3) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta turut berpartisipasi dalam Workshop Penyusunan Rencana Program Fakultas dan Program Studi Tahun 2027 yang diselenggarakan di Hotel Morazen, Kulon Progo, pada 21–23 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk merumuskan arah pengembangan program studi, menetapkan program prioritas, serta menyelaraskan perencanaan kegiatan dan anggaran dengan target peningkatan mutu pendidikan tinggi.

Pada hari pertama, Dekan FITK UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Sigit, M.Pd., membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya perencanaan program yang berbasis evaluasi kinerja, kebutuhan nyata, dan orientasi mutu berkelanjutan. Perencanaan yang terarah menjadi fondasi bagi penguatan tata kelola fakultas dan pencapaian visi institusi di tingkat nasional maupun internasional.

Dekan juga memaparkan arah kebijakan strategis FITK Tahun 2027 serta pagu anggaran fakultas sebagai acuan bagi setiap unit dan program studi dalam menyusun rencana kerja. Arahan tersebut mendorong setiap program studi untuk merancang kegiatan yang terukur, realistis, dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan akademik maupun nonakademik.

Workshop kemudian dilanjutkan dengan pemaparan kebijakan oleh jajaran pimpinan fakultas. Dr. Andi Prastowo, M.Pd.I., selaku Wakil Dekan Bidang Akademik, menyampaikan strategi peningkatan mutu pembelajaran, pengembangan kurikulum, dan pencapaian indikator kinerja akademik. Prof. Dr. Ibrahim, M.Pd., selaku Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, menjelaskan pentingnya sinkronisasi program kerja dengan pengelolaan anggaran yang efektif, efisien, dan akuntabel.

Sementara itu, Dr. Winarti, M.Pd.Si., selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, menyoroti penguatan layanan kemahasiswaan, peningkatan prestasi, perluasan jejaring kerja sama, serta pengembangan rekognisi institusi melalui kolaborasi strategis.

Dalam kegiatan tersebut, Program Studi S3 PGMI diwakili oleh Ketua Program Studi, Prof. Dr. Maemonah, M.Ag. Partisipasi beliau mencerminkan komitmen Prodi S3 PGMI dalam mendukung perencanaan program yang sistematis, berbasis data, dan selaras dengan kebijakan pengembangan fakultas.

Bagi Prodi S3 PGMI, workshop ini menjadi kesempatan penting untuk mengevaluasi capaian program tahun 2026 sekaligus merumuskan prioritas pengembangan pada tahun 2027. Evaluasi tersebut mencakup peningkatan kualitas pembelajaran doktoral, penguatan penelitian, publikasi ilmiah bereputasi, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan jejaring akademik, serta peningkatan kualitas tata kelola program studi.

Sebagai program doktor yang berfokus pada pengembangan keilmuan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Prodi S3 PGMI perlu memastikan bahwa setiap program kerja mendukung penguatan kapasitas akademik dosen dan mahasiswa, menghasilkan penelitian yang relevan dengan kebutuhan pendidikan dasar Islam, serta memperluas kontribusi keilmuan bagi pengembangan pendidikan madrasah di Indonesia.

Penyusunan rencana program tahun 2027 juga menjadi momentum untuk memperkuat budaya mutu melalui penetapan target kinerja yang jelas, penggunaan sumber daya secara tepat, dan evaluasi program secara berkelanjutan. Dengan perencanaan yang terintegrasi, Prodi S3 PGMI diharapkan mampu meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan doktoral serta memperkuat daya saing akademik di tingkat nasional dan internasional.

Melalui partisipasi dalam workshop ini, Prodi S3 PGMI FITK UIN Sunan Kalijaga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu akademik, memperkuat tata kelola yang akuntabel, dan mengembangkan inovasi dalam pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat mendukung terwujudnya program doktor yang unggul, produktif dalam menghasilkan karya ilmiah, dan berkontribusi nyata terhadap pengembangan pendidikan guru madrasah ibtidaiyah.