Peran Edupreneurship dalam Mengatasi Isu Lembaga Pendidikan Dasar di Era Modern

Yogyakarta, 10 Juli 2024 – Program Studi Doktor (S3) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali menyelenggarakan kegiatan Kuliah Dosen Tamu pada tanggal 10 Juli 2024. Dalam kesempatan ini, Prodi S3 PGMI menghadirkan Dr. H. Suranto. ST. MM. MAP., seorang pakar edupreneurship dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), untuk berbagi ilmu dan pengalaman dengan mahasiswa.

Kegiatan yang dihadiri oleh mahasiswa dan dosen S3 PGMI ini bertemakan "Peran Edupreneurship dalam Mengatasi Isu Lembaga Pendidikan Dasar di Era Modern". Dr. Suranto, yang memiliki keahlian dalam pengembangan edupreneurship, menyampaikan perspektif baru mengenai bagaimana konsep kewirausahaan dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing lembaga pendidikan dasar, khususnya di tengah tantangan globalisasi dan perubahan teknologi yang cepat.

Dalam paparannya, Dr. Suranto menjelaskan pentingnya kolaborasi antara teori dan praktik dalam pengelolaan pendidikan dasar. Beliau menyoroti isu-isu utama seperti manajemen sekolah, pengembangan kurikulum berbasis inovasi, dan pentingnya membangun ekosistem pendidikan yang mendukung kreativitas dan kewirausahaan sejak dini. Selain itu, beliau juga mengajak peserta untuk berpikir kreatif dan inovatif dalam menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi lembaga pendidikan dasar saat ini.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Mahasiswa tampak antusias berdiskusi mengenai implementasi edupreneurship dalam konteks masing-masing. Diskusi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan studi pendidikan di tingkat dasar, khususnya melalui pendekatan kewirausahaan.

Prodi S3 PGMI FITK UIN Sunan Kalijaga berkomitmen untuk terus menghadirkan narasumber inspiratif dari berbagai bidang keilmuan demi mendukung tercapainya visi dan misi program studi, yaitu menghasilkan lulusan yang kompeten, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global.