Ujian Komprehensif Doktor PGMI: Wida Nurul ‘Azizah Kaji Keterpaduan Sains, Proyek, dan Konteks dalam Pembelajaran IPA SD/MI

YOGYAKARTA — Program Doktor (S3) Pendidikan Guru Madrasah Ibtida’iyah (PGMI), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali menyelenggarakan Ujian Komprehensif sebagai salah satu tahapan akademik dalam proses penyelesaian studi doktoral. Ujian kali ini diikuti oleh Wida Nurul ‘Azizah, mahasiswa Program Doktor PGMI dengan NIM 24304081001.

Ujian Komprehensif dilaksanakan pada Selasa, 23 Februari 2026, pukul 13.00–14.30 WIB secara daring. Dalam ujian tersebut, Wida Nurul ‘Azizah memaparkan kajian berjudul “Keterpaduan Sains, Proyek, dan Konteks dalam Pembelajaran IPA: Studi Literatur sebagai Landasan Pengembangan Model Pembelajaran di SD/MI.”

Pelaksanaan ujian dipimpin oleh Dr. Sigit Prasetyo, M.Pd.Si. selaku Ketua Sidang sekaligus Penguji. Ujian juga menghadirkan Prof. Dr. Siti Fatonah, M.Pd. sebagai Penguji I dan Jamil Suprihatiningrum, S.Pd.Si., M.Pd.Si., Ph.D. sebagai Penguji II.

Mengkaji Keterpaduan Sains, Proyek, dan Konteks

Dalam pemaparannya, Wida Nurul ‘Azizah menguraikan substansi kajian, landasan pemikiran, serta arah pengembangan pembelajaran IPA di tingkat sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah. Kajian tersebut menempatkan Sains, Proyek, dan Konteks sebagai tiga komponen penting yang perlu dipadukan dalam pembelajaran IPA agar proses belajar tidak hanya berorientasi pada penguasaan konsep, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan kontekstual bagi peserta didik.

Pendekatan tersebut menjadi penting dalam pembelajaran IPA di SD/MI karena peserta didik pada jenjang pendidikan dasar membutuhkan pengalaman belajar yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Konsep-konsep sains dapat dipahami secara lebih mendalam ketika peserta didik memperoleh kesempatan untuk mengamati fenomena, melakukan penyelidikan, menyelesaikan permasalahan melalui kegiatan proyek, serta menghubungkan pengetahuan yang diperoleh dengan konteks lingkungan di sekitarnya.

Melalui studi literatur yang dilakukan, kajian ini diarahkan untuk memperoleh landasan konseptual dan empiris yang dapat menjadi pijakan dalam pengembangan model pembelajaran IPA yang mengintegrasikan ketiga aspek tersebut.

Pendalaman Materi dan Diskusi Akademik

Setelah pemaparan materi, ujian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan pendalaman substansi kajian. Para penguji memberikan sejumlah pertanyaan, tanggapan, serta masukan yang berkaitan dengan landasan teoretis, keterpaduan konsep, arah pengembangan model, dan relevansi kajian terhadap kebutuhan pembelajaran IPA di SD/MI.

Sesi diskusi berlangsung sebagai bagian penting dari proses akademik untuk menguji kedalaman penguasaan materi sekaligus memperkuat kerangka berpikir mahasiswa dalam mengembangkan penelitian doktoralnya. Berbagai masukan dari para penguji diharapkan dapat menjadi bahan penyempurnaan bagi kajian dan pengembangan penelitian pada tahap berikutnya.

Tahapan Penting Menuju Penyelesaian Studi Doktoral

Ujian Komprehensif merupakan salah satu tahapan penting dalam perjalanan akademik mahasiswa Program Doktor PGMI. Melalui ujian ini, mahasiswa memperoleh ruang untuk menunjukkan penguasaan terhadap bidang keilmuan yang menjadi dasar bagi pengembangan penelitian disertasi.

Pelaksanaan Ujian Komprehensif Wida Nurul ‘Azizah berlangsung tertib, lancar, dan kondusif secara daring. Kajian mengenai keterpaduan Sains, Proyek, dan Konteks diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan pembelajaran IPA yang lebih integratif, kontekstual, dan berorientasi pada pengalaman belajar peserta didik di tingkat SD/MI.

Bagi Program Doktor PGMI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, pelaksanaan ujian ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen untuk terus mendorong pengembangan kajian akademik dan penelitian yang relevan dengan kebutuhan pendidikan dasar dan madrasah. Dengan terlaksananya ujian komprehensif ini, Wida Nurul ‘Azizah melanjutkan langkah akademiknya menuju tahapan penelitian dan penyelesaian studi doktoral