Ana Quthratun Nada Kembangkan Model Pendidikan Multikultural dalam Pembelajaran PKN di MI pada Ujian Proposal Disertasi S3 PGMI’’

Program Studi Doktor Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (S3 PGMI) FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali melaksanakan Ujian Proposal Disertasi mahasiswa doktoral pada Rabu, 13 Mei 2026 di Yogyakarta.

Pada kesempatan tersebut, mahasiswa atas nama Ana Quthratun Nada (NIM 24304081012) mempresentasikan proposal disertasi berjudul “Pengembangan Model Pendidikan Multikultural Kontekstual Berbasis Nilai-Nilai Tradisi Megengan dalam Pembelajaran PKN di MI Kabupaten Demak.”

Penelitian ini mengangkat pengembangan model pendidikan multikultural yang diintegrasikan dengan nilai-nilai kearifan lokal melalui tradisi Megengan sebagai upaya memperkuat pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) di Madrasah Ibtidaiyah. Tradisi Megengan dipandang memiliki nilai kebersamaan, toleransi, religiusitas, dan gotong royong yang relevan dengan penguatan karakter peserta didik di era masyarakat multikultural.

Dalam pemaparannya, Ana Quthratun Nada menjelaskan bahwa pendidikan multikultural tidak hanya berorientasi pada pemahaman keberagaman, tetapi juga pada pembentukan sikap saling menghargai, inklusif, dan cinta tanah air melalui pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan dekat dengan budaya lokal peserta didik.

Ujian proposal disertasi berlangsung dengan lancar dan penuh suasana akademik yang konstruktif. Tim penguji memberikan berbagai masukan, penguatan teoritis, serta saran metodologis guna menyempurnakan penelitian yang akan dikembangkan lebih lanjut pada tahap disertasi.

Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi ilmiah dalam pengembangan model pembelajaran PKN di Madrasah Ibtidaiyah yang lebih inovatif, kontekstual, dan berbasis nilai budaya lokal sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter dan pendidikan multikultural di Indonesia.

Program Studi S3 PGMI FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta terus berkomitmen mendorong lahirnya penelitian-penelitian doktoral yang relevan dengan tantangan pendidikan abad ke-21 serta berkontribusi terhadap pengembangan pendidikan Islam berbasis budaya dan nilai kebangsaan.