Program Doktor PGMI FITK UIN Sunan Kalijaga Laksanakan Audit Mutu Internal Bidang Penelitian dan PKM

Yogyakarta, 16 Desember 2025 — Program Studi Doktor Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (S3 PGMI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melaksanakan kegiatan Audit Mutu Internal (AMI) pada Selasa (16/12/2025). Kegiatan ini difokuskan pada bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) untuk periode Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025.

Pelaksanaan AMI ini dihadiri oleh Ketua Program Studi S3 PGMI, Prof. Dr. Maemonah, M.Pd.I, serta Sekretaris Program Studi, Dr. Sintha Sih Dewanti, M.Pd. Kegiatan berlangsung sebagai bagian dari siklus penjaminan mutu internal universitas dalam rangka memastikan ketercapaian standar mutu akademik dan non-akademik, khususnya pada pelaksanaan tridarma perguruan tinggi di bidang penelitian dan pengabdian.

Audit dilakukan oleh tim auditor internal, yaitu Dr. Astri Hanjarwati, M.A. dan Muhammad Diak Udin, M.Sos., yang sebelumnya telah melaksanakan proses review dokumen pada tanggal 8–9 Desember 2025. Tahapan review tersebut menjadi dasar bagi pelaksanaan audit lapangan, klarifikasi data, serta pendalaman terhadap capaian kinerja program studi.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Maemonah, M.Pd.I menegaskan bahwa AMI merupakan instrumen strategis untuk memperkuat budaya mutu di lingkungan Program Doktor PGMI. Menurutnya, audit internal tidak semata-mata bersifat evaluatif, tetapi juga reflektif dan konstruktif guna mendorong peningkatan kualitas penelitian dosen dan mahasiswa, serta relevansi program pengabdian kepada masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, Dr. Sintha Sih Dewanti, M.Pd menyampaikan bahwa hasil AMI akan menjadi pijakan penting dalam perumusan tindak lanjut perbaikan (continuous improvement), khususnya dalam penguatan tata kelola penelitian dan PKM yang selaras dengan visi keilmuan Program Doktor PGMI.

Melalui pelaksanaan AMI ini, Program Studi S3 PGMI FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan kontribusi keilmuan, baik di tingkat nasional maupun internasional, sebagai bagian dari upaya mewujudkan program doktor yang unggul, berdaya saing, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.